Gerakan Melek Sejarah 2019

Kata-Kita Vol. 4



Budaya adalah representasi dari suatu bangsa, semakin kaya budaya suatu bangsa semakin menarik bentuk kearifan lokal didalamnya. Kita selaku warga negara yang berbudiman harus menjaga budaya dan kearifan lokal bangsa sampai titik darah penghabisan. Supaya lestari dan bisa dinikmati anak cucu kita nanti.

pentas teater "Aku Diponegoro" mengawali Gerakan Melek Sejarah di kota Magelang


Magelang – Pementasan teater tari “Aku Diponegoro” menandai dimulainya kegiatan Gemes (Gerakan Melek Sejarah) di Kota Magelang. Akronim GEMES dipilih supaya lebih menarik dan dekat dengan generasi milenial saat ini, berbagai kalangan tua, muda, pelajar, penggiat seni turut serta untuk melihat pementasan di Pendopo Eks Karisidenan Kedu Bakorwil II kota Magelang, kamis (28/3) malam.

Sambutan oleh walikota Magelang

Acara ini dibuka oleh sambutan  Walikota Magelang Sigit Widyonindito, beliau berharap, rangkaian kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran sejarah masyarakat dan pemahaman akan arti penting nilai-nilai kepahlawanan.

Pagelaran teater yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ini melibatkan penari dan musikus dari ISI Yogyakarta serta masyarakat lokal magelang ini bercerita tentang kehidupan pangeran diponegoro sejak lahir dan perjuangannya melawan kolonial Belanda.

Teater "Aku Diponegoro" merupakan rangkaian kegiatan Gemes (Gerakan Melek Sejarah) sebagai upaya untuk melestarikan warisan budaya bangsa Indonesia.
teater "Aku diponegoro" diperankan oleh talent dari ISI Yogyakarta dan masyarakat lokal Magelang

Gemes sendiri bertujuan untuk menguatkan dan menjaga keberlanjutan budaya literasi di tengah masyarakat, meningkatkan kesadaran dan pemahaman sejarah, bukan hanya sebatas pemahaman tekstual saja tetapi juga pembentukan pola pikir, memahami keterbangunan dan menumbuhkan sikap kritis di tengah derasnya arus informasi.

Selain sebagai ajang pameran budaya serta bacaan tentang sejarah, Gemas juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat baik lokal maupun luar kota tentang budaya magelang. Harapanya dengan demikian, nantinya kota Magelang dapat menjadi kawasan pariwisata sejarah dan budaya yang menarik.

Kalau kamu gimana, sudahkah kamu menghargai dan menjaga budayamu?


Terimakasih atas segala perhatian pun kesan yang sudah teman-teman berikan. seperti biasa jangan lupa bahagia sebagaimana mestinya dan selalu yakin kalau dirimu itu istimewa.

See you-



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

5emarak Dies Natalis Untidar

Ada Apa Dengan Konvergensi Media